Realize Your Dream Swimmingpool
Membuat Plesteran Kolam Renang

Plesteran Kolam Renang Yang Benar Dan Kuat

Membuat plesteran kolam renang yang benar dan melekat erat pada beton hal yang terpenting dalam proses pembuatan kolam renang.

Dalam pekerjaan Pembuatan Kolam Renang yang sering terjadi masalah dikemudian hari bila kolam renang telah jadi dan telah di isi air.

Maupun telah digunakan beberapa lama,  pada umumnya terdapat masalah pada plesterannya dan pemasangan keramiknya.

Hal tersebut disebabkan karena cara mengaplikasikan plesteran kolam renang nya yang salah.

Biasanya para tukang yang belum berpengalaman membuat kolam renang menganggapnya sama saja caranya.

Disamakan caranya dengan membuat plesteran kamar mandi atau pekerjaan plesteran lainnya.

Perbedaan yang paling mendasar dalam membuat plesteran kolam renang yang benar dan melekat erat pada beton adalah bahan material yang digunakan, dan cara mengaplikasikannya.

Tukang-tukang yang sudah berpengalaman tahu betul dengan resiko yang akan dihadapinya nanti kalau hasil plesteran kolam renang nya tidak berkualitas.

Dan tukang-tukang yang sudah berpengalaman tahu betul dengan karakter semen yang beredar dipasaran.

Mereka tidak akan mau memakai bahan material yang murahan, dan tidak mau mengurangi takaran semen.

Malah cenderung memakai semen yang paling mahal, dan mereka cenderung lebih boros dalam menggunakan bahan materialnya.

Bahan pasir yang digunakan untuk memplester sebaiknya menggunakan pasir yang berkualitas.

Pasir yang berkualitas yaitu pasir yang memiliki kandungan tanah maupun lumpurnya sangat minim.

Serta sudah teruji daya erat dan kekuatannya, seperti misalnya Pasir Bangka, Pasir Lampung, dan lain-lain.

 

Berikut ini cara pemasangan plesteran kolam renang yang benar dan kuat:

Plesteran Kolam RenangSeperti biasa sebelum membuat plester terlebih dahulu dibuatkan kepalaan plester agar hasilnya rata dan siku.

Dinding kolam renang yang bentuknya meliuk liuk gunakan pipa diameter ½”(inchi) sebagai kepalaan plester pada bagian atas dinding.

Tebal plesteran kolam renang sebaiknya antara 2,5 cm s/d 4 cm, plesterannya tidak boleh kurang dari 2,5 cm dan tidak boleh lebih dari 4 cm.

Agar supaya plesteran padat dan tidak mudah retak,

Apabila terpaksa sebaiknya gunakan kawat ayam sebagai pengikatnya (tidak direkomendasikan).

Oleh karena itu sebelum melakukan pekerjaan plesteran kolam renang sebaiknya beton diperiksa dulu apakah ada bagian beton yang menonjol atau cembung,

Ataukah ada bagian sisi beton yang cekung, apabila ada lakukan pekerjaan perataan pada beton tersebut dengan cara dibobok atau chipping.

Lakukan secara hati-hati agar tidak terjadi keretakan pada beton.

Oleh sebab itu harap diperhatikan baik-baik Cara Pemasangan Bekisting yang benar dan kuat agar tidak terjadi hal tersebut



Plesteran kolam renang bagian lantai tidak diperlukan kemiringan elevasi.

Plesteran tidak seperti yang biasa dikerjakan pada pekerjaan yang mengarahkan genangan air ke arah Floordrain, seperti lantai kamar mandi dan lain-lain,

Karena pada kolam renang memakai Maindrain yaitu drain yang dihisap dengan memakai pompa.

Sedangkan jenis pekerjaan plesteran yang lain hanya dengan mengandalkan gravitasi.

Apalagi sangat jarang sekali menguras kolam renang, bahkan seharusnya memang tidak perlu menguras air.

Sebaiknya sebelum melakukan plesteran kolam renang diukur dulu panjang dan lebar kolam renang yang akan dibuat.

Di pas kan dengan bahan finishing yang akan dipasang agar tidak ada potongan bahan.

Potongan bahan keramik bila dipasang akan mengurangi keindahan dan permukaan potongan akan terasa tajam.

Apabila potongan keramik tersentuh tangan atau kaki pada saat orang berenang akan tergores.

Apalagi kalau dengan bahan finishing kolam renang nya yang terbuat dari kaca.

Plesteran kolam renang pada sudut bagian bawah dibuat champer atau miring dengan kemiringan 45°.

Tujuannya adalah agar kotoran ataupun debu dapat terhisap dengan maksimal dengan alat Vacuum Head, saat perawatan air kolam renang nya nanti.

Pahami juga caranya membuat Beton Kolam Renang yang efisien dan kokoh.

 

Kebutuhan pasir dan semen untuk plesteran

Pasir –> 0,03 m3/m2 (per meterpersegi)

Semen –> 0,24 zak/m2 (per meterpersegi)

 

Kebutuhan semen untuk acian:

Semen –> 0,08 zak/m2 (per meterpersegi).



Plesteran Kolam RenangPekerjaan acian pada kolam renang justru dilakukan sebelum plesteran… nah loh..!

Pekerjaan acian yang di maksudkan disini adalah:

Untuk agar supaya plesterannya melekat erat pada lapisan waterproofing yang telah dibalurkan pada beton.

Caranya adalah:

Buat adonan campuran semen dan air seperti adonan acian yang agak encer, lalu balurkan pada beton yang sudah di waterproofing,

Kemudian baluran semen yang masih basah tersebut di kamprot dengan campuran semen, pasir dan air.

Lakukan secara bertahap dengan luasan kira-kira baluran semen nya masih basah, setelah kamprotan kering barulah dilakukan pekerjaan plesteran kolam renang.

 

Perhatian:

*Item pekerjaan baluran semen ini hal yang mutlak harus dilakukan.

*Karena kalau tidak dilakukan maka plesteran akan lepas beberapa bulan kemudian setelah kolamnya sudah jadi dan sudah di isi air.

*Jangan lakukan pekerjaan tahapan plesteran ini dibawah terik matahari.

*Gunakan pelindung dari hamparan sinar matahari langsung, atau sebaiknya lakukan pekerjaan ini di pagi hari atau sore hari, malam hari lebih baik.

 

Tahapan pekerjaan pembuatan kolam renang selanjutnya adalah Finishing Keramik Kolam Renang

Demikianlah tahapan cara membuat plesteran kolam renang yang benar dan melekat erat pada beton.

Simak juga panduan lengkap memilih Sistem Sirkulasi Air Kolam Renang yang tepat untuk Anda terapkan.

 

*support by DomaiNesia, penyedia hosting terbaik di Indonesia.

 

error: Content is protected !!